Pr24-07 K3 Bagi Perhotelan

Penulis

Jemmy Rudolf Pangemanan, SE.,M.Si
Politeknik Negeri Manado
Jeanly Adri Solang, S.Pi.Msi
Politeknik Negeri Manado

Kata Kunci:

KESEHATAN, KESELAMATAN, KEAMANAN KERJA, PERHOTELAN, K3, K3 bagi perhotelan

Sinopsis

Industri perhotelan merupakan salah satu sektor jasa yang berkembang pesat dan memegang peran penting dalam perekonomian, terutama di negara-negara yang mengandalkan sektor pariwisata. Di balik layanan yang ditawarkan, operasional perhotelan melibatkan berbagai jenis pekerjaan dan aktivitas yang memiliki potensi risiko terhadap kesehatan, keselamatan, dan keamanan karyawan serta tamu. Oleh karena itu, penerapan Kesehatan, Keselamatan, dan Keamanan Kerja (K3) menjadi aspek yang sangat penting dalam menjaga kesejahteraan seluruh pihak yang terlibat di lingkungan hotel.

Dalam operasional sehari-hari, staf hotel terlibat dalam beragam kegiatan mulai dari pengelolaan dapur, housekeeping, pengelolaan fasilitas publik, hingga pelayanan tamu. Masing-masing bidang ini memiliki risiko yang berbeda, seperti kecelakaan kerja, cedera fisik, paparan bahan kimia berbahaya, hingga risiko kebakaran atau bencana alam. Di sisi lain, tamu hotel juga berhak mendapatkan layanan yang aman dan nyaman tanpa khawatir akan potensi bahaya yang mungkin terjadi selama mereka menginap.

Penerapan K3 dalam industri perhotelan bertujuan untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman, meminimalkan potensi kecelakaan dan penyakit akibat kerja, serta memastikan keamanan bagi tamu dan karyawan. Di Indonesia, penerapan K3 dalam industri ini diatur oleh peraturan perundang-undangan yang mewajibkan perusahaan untuk memastikan standar kesehatan dan keselamatan kerja terpenuhi. Namun, dalam praktiknya, banyak hotel yang belum sepenuhnya menyadari pentingnya pengelolaan K3 yang efektif, baik karena kurangnya pengetahuan, sumber daya, maupun perhatian manajemen terhadap aspek ini.

Tantangan utama dalam implementasi K3 di industri perhotelan meliputi kurangnya kesadaran karyawan dan manajemen, tidak tersedianya fasilitas pendukung K3 yang memadai, serta belum optimalnya pelatihan dan edukasi mengenai prosedur keselamatan dan kesehatan kerja. Hal ini dapat berdampak pada meningkatnya risiko kecelakaan kerja, produktivitas yang menurun, serta citra perusahaan yang terpengaruh secara negative.

Berdasarkan latar belakang tersebut, penting bagi manajemen hotel untuk memahami dan menerapkan K3 sebagai bagian integral dari operasional mereka. Dengan demikian, K3 tidak hanya melindungi karyawan dan tamu, tetapi juga menjadi faktor kunci dalam menjaga reputasi, kepercayaan, dan keberlanjutan bisnis di sektor perhotelan

Bab

  • BAB I PENDAHULUAN
    PENDAHULUAN
  • BAB II - ATURAN PERUNDANG - UNDANGAN TENTANG K3
  • BAB III - PERSONAL HYGIENE
  • BAB IV - Alat Pelindung Diri (APD)
  • BAB V - Keselamatan Bahaya Kebakaran
  • BAB VI - KESELAMATAN DAN KEAMANAN KERJA PADA DPEARTEMEN FOOD & BEVERAGE
  • BAB VII - Keselamatan dan Keamanan kerja pada Departemen HouseKeeping
  • BAB XIII - Keselamatan Dan Keamanan Kerja Pada Departemen Front Office
  • BAB IX - STUDI KASUS
  • DAFTAR PUSTAKA
  • GLOSSARIUM
  • INDEKS

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Biografi Penulis

Jemmy Rudolf Pangemanan, SE.,M.Si, Politeknik Negeri Manado

Jemmy Pangemanan, SE., Msi lahir di Jakarta pada tanggal 22 Mei 1965. Lulus Sarjana Ekonomi (1999) dari Sekolah Tinggi Ilmu Budi Utomo, Indonesia. Lulus Magister Sains (2008) dari Universitas Sam Ratulangi Manado Indonesia.

Sejak tahun 2000 telah menjadi dosen tetap di Program Study D4 Manajemen Perhotelan, Jurusan Pariwisata Politeknik Negeri Manado, dan saat ini sebagai Lektor Kepala untuk mengajar mata kulia K3 dibidang perhotelan.

Jeanly Adri Solang, S.Pi.Msi, Politeknik Negeri Manado

Jeanlly Adri Solang, S.Pi., M.Si lahir di Tandengan 25 April 1969. Beliau adalah seorang dosen di jurusan Pariwisata Politeknik Negeri Manado, yang mengajar mata kuliah seperti Hotel Occupational Health & Safety, Ecotourism Management, Marine Ecology, Basic Conservation, Introduction to Ecotourism, Environment Ecology, Marine Biology, Ecotourism Marketing, Penanganan Kargo, Tata Operasi Darat, serta Entrepreneurship.

Jeanlly A Solang meraih gelar sarjana pada tahun 1995 di Fakultas Perikanan Universitas Sam Ratulangi dan menyelesaikan studi Pascasarjana pada tahun 2013 di Universitas Sam Ratulangi Manado.

Pada tahun 2007 – 2008 mengikuti Training of Trainer Entrepreneurship di Tomohon dan Manado. Pada tahun 2018 mengikuti Train the Trainer Hopitality, Travel and Mice, Airlines Hospitality di Nusa Dua Bali. Pada tahun 2024 mengikuti pelatihan Special Course dan emergency oxygen provider di Manado.

Referensi

Cover

Diterbitkan

16 Juli 2025